Persaingan antar kelas mulai memanas, semangat ibadah dan prestasi menyatu! Suasana sekolah SMAN 4 Kota Bima tampak benar-benar berbeda dari hari-hari biasanya. Memasuki hari ke dua rangkaian Festival Ramadhan 1447H, atmosfer sekolah tidak hanya di penuhi dengan ke khusyukkan ibadah, tetapi juga aroma kompetisi antar kelas yang mulai terasa di dalam aula SMAN 4 Kota Bima. Sejak pagi tadi puluhan siswa/siswi dari kelas 10 dan 11 tampak tumpah ruah dengan antusiasme tinggi mengikuti berbagai cabang lomba.
Festival tahun ini terasa lebih spesial karena menggusung konsep kemandirian siswa/siswi dimana hampis seluruh rangkaian acara dikelola secara kreatif oleh pengurus Osis dan Rohis. Hingga siang ini beberapa lomba utama telah berlangsung dengan persaingan yang sangat sengit.
Saat ini sedang berlangsungnya lomba LCC di dalam aula SMAN 4 Kota Bima, sorak sorai penonton pecah di dalam aula saat babak penyisihan LCC berlangsung. Perwakilan kelas 10 dan 11 saling adu cepat menekan bel untuk menjawab soal-soal seputar islam dan fiqih sehari-hari. Ketegangan sempat terjadi saat sesi tanya jawab rebutan. Skor sementara menunjukkan kelas XI-10 memimpin tipis di atas kelas X-1, namun kelas-kelas lain masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan di babak berikutnya.
Setelah lomba LCC berlangsung di lanjutkan dengan lomba Tahfidz berbeda dengan suasana yang sebelumnya suasana aula terasa lebih teduh dan menyejukkan. Lantunan suara merdu para peserta lomba Tahfidz menggema indah. Salah satu siswa mengungkapkan pendapatnya mengikuti lomba tahun ini. “Jujur saja saya pribadi merasa antusias mengikuti lomba festival ramadhan tahun ini, karena dapat mengasah kemampuan akademik melalui salah satu lomba yaitu LCC dimana saat lomba tersebut saya mendapatkan lawan yang setara sehingga membangkitkan rasa persaingan yang semakin kuat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ketua keputrian menyatakan bahwa esensi bahwa acara ini melampaui sekadar trofi. “saya merasa bangga karena panitia dan pembina sama-sama berpartisipasi dan bekerja keras saat berlangsung nya acara dan juga banyaknya antusias dari siswa dan siswi dalam mengikuti festival dan peserta lomba nya pun memiliki semangat saing yang cukup kuat,” ujarnya.
Selain perlombaan LCC dan Tahfidz panitia juga mengadakan lomba resensi buku agama Islam, di media sosial yang mengharuskan tiap kelas membuat vidio pendek mengenai resensi buku, yang hingga saat ini sudah mulai viral di khalayak umum. Rencana nya seluruh rangkaian lomba akan berakhir pada hari selasa, sementara pengumuman juara umum dan gelar kelas terkompak akan di umumkan pada akhir acara Festival Ramadhan pada hari kamis mendatang.
Siapakah kelas yang akan membawa pulang piala bergilir pada tahun ini dan mencatatkan nama nya dalam sejarah prestasi sekolah? Mari kita nantikan bersama. (Manda&Ica.130326)

